Admin Minggu, 01/12/2024 Utama 31456 hits
Salam hormat untuk #PahariDisdik Guru-Guru Hebat Kalimantan Tengah.
Masih dalam momentum perayaan Hari Guru Nasional tahun 2024 ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus berupaya melanjutkan program dan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan mutu satuan pendidikan terlebih pendidikan vokasi yang ditargetkan mampu mencetak wirausahawan muda berkualitas di Kalimantan Tengah.
SMK Negeri 1 Pangkalan Bun adalah salah satu contoh SMK yang berhasil melahirkan lulusan-lulusan terbaik. Lulusan yang berkualitas ini tentunya lahir dari Guru-Guru yang hebat pula. Guru-guru yang mendidik tanpa kenal pamrih dan lelah.
Lebih istimewa lagi, atas dedikasi dan perjuangan para pendidik yang ada di SMK Negeri 1 Pangkalan Bun, sekolah ini telah melahirkan banyak alumni-alumni hebat, salah satunya Bapak Gubernur Kalimantan Tengah H. SUGIANTO SABRAN, seorang pemimpin yang sukses membawa banyak kemajuan bagi Provinsi Kalimantan Tengah.
Saat ini SMK Negeri 1 Pangkalan Bun terus meningkatkan kerja sama dengan berbagai industri dan usaha. Kerja sama ini bertujuan untuk menjadikan generasi Kalteng Berkah semakin terpercaya, kompetitif, dan memiliki daya saing tinggi melalui produksi karya-karya lokal yang mendunia.
SMK - Bisa!
SMK - Hebat!
SMK - Bisa Hebat!
SMKN 1 Pangkalan Bun - Luar Biasa!
Repost @Disdikkalteng
TONTON VIDEO LENGKAPNYA DENGA KLIK LINK DIBAWAH INI !!!
Galerry screenshoot

* H. SUGIANTO SABRAN, S.IP.( ALUMNI SMKN 1 PANGKALAN BUN)







Disunting oleh : Wisnu Satria Burly, S.Kom.
: tanpa label
Sabtu, 10/09/2005
Rabu, 02/10/2024
Juma't, 05/06/2020
"Telah Mengabarkan Kepada Kami Ali Bin Abdillah Dari Hisyam Bin Yusuf Dari Ma'mar Dari Az-Zuhri Dari Urwah Bin Zubeir Dari Aisyah R.a. Berkata, "Orang-orang Bertanya Kepada Rasulullah SAW Tentang Para Dukun," Beliau Bersabda, "Tidak Ada Apa-apanya." Para Sahabat Bertanya, "Wahai Rasulullah, Mereka Kadang-kadang Bisa Menceritakan Sesuatu Yang Benar Kepada Kami. Maka Rasulullah SAW Bersabda, "Kalimat Tersebut Berasal Dari Kebenaran Yang Dicuri Oleh Jin, Kemudian Dibisikkan Ke Telinga Para Walinya (dukun). Maka Para Dukun Tersebut Mencampurkan Kalimat Yang Benar Tersebut Dengan Seratus Kedustaan." Para Dukun Mendapat Informasi Dari Jin